Lumajang – Upaya pembinaan teritorial (Binter) terus dilakukan Babinsa Koramil 0821-07/Randuagung melalui keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Salah satunya diwujudkan dengan membantu warga dan wali santri melaksanakan kerja bakti pengecoran lantai dua di Yayasan Pondok Pesantren Babul Ulum, Dusun Krajan, Desa Randuagung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Babinsa Randuagung Serda Mista Kusnadi bersama warga dan para wali santri. Gotong royong dilakukan untuk mendukung pembangunan sarana dan prasarana Pondok Pesantren Babul Ulum yang berlokasi di RT 002/RW 002.
Dalam kesempatan itu, Babinsa Randuagung Serda Mista Kusnadi menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang bertujuan membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin terus hadir di tengah masyarakat dan membantu sesuai kemampuan. Gotong royong menjadi kekuatan bersama dalam menyelesaikan pekerjaan sekaligus mempererat hubungan antara Babinsa dengan warga,” ujar dia.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Babul Ulum, Kiai Rifa'i, menyampaikan bahwa pembangunan dan pengecoran lantai dua merupakan bagian dari upaya menambah fasilitas pesantren agar mampu menunjang kebutuhan para santri ke depan.
Menurutnya, penambahan lantai atas diharapkan dapat memberikan ruang tambahan yang lebih memadai untuk mendukung berbagai aktivitas pendidikan dan pembinaan santri. Seiring dengan kebutuhan pesantren yang terus berkembang, ketersediaan ruang menjadi salah satu hal penting agar kegiatan belajar, mengaji, dan pembinaan para santri dapat berlangsung dengan lebih nyaman.
“Penambahan lantai atas ini kami lakukan untuk menambah ruang dan fasilitas pesantren. Harapannya, dengan adanya bangunan tambahan ini, kebutuhan tempat bagi para santri dapat semakin terpenuhi dan kegiatan pendidikan serta pembinaan dapat berjalan lebih baik,” pungkasnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Babinsa Randuagung, warga, dan para wali santri yang turut bergotong royong dalam proses pengecoran. Menurutnya, kebersamaan tersebut menjadi kekuatan penting dalam mendukung pembangunan pesantren. (Pendim0821)

