Rabu, Juli 8, 2026

Demplot Pengendalian Hama Monyet di Gucialit, Babinsa Tunjung Perkuat Pendampingan Petani

Lumajang – Sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan dan upaya melindungi hasil pertanian masyarakat, Babinsa Tunjung Koramil 0821-04/Gucialit, Serma Masruri, melaksanakan pendampingan kegiatan Demonstrasi Plot (Demplot) penanggulangan hama monyet yang digelar secara swadaya oleh Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang. Kegiatan tersebut berlangsung di lahan Kelompok Tani (Poktan) Sidomulyo, Dusun Sidomulyo RT 001 RW 002, Desa Tunjung, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (8/7/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator BPP Kecamatan Gucialit Ferik, Kepala Desa Tunjung H. Sari Rosi, POPT BPP Kecamatan Gucialit Wardi, PPL Desa Tunjung Subechan Yusuf, Ketua Poktan Moh. Rais beserta jajaran pengurus, serta anggota Poktan Sidomulyo yang mengikuti kegiatan dengan antusias.
Dalam kesempatan itu Koordinator POPT Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang, Waspodo BP, SP, menjelaskan bahwa kegiatan demonstrasi plot dilaksanakan sebagai sarana edukasi sekaligus uji penerapan metode pengendalian hama monyet di lapangan. Harapannya, hasil dari kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan berdampak lebih luas terhadap areal pertanian milik Poktan Sidomulyo maupun wilayah pertanian lainnya.
Pendampingan yang dilakukan merupakan wujud sinergi TNI bersama pemerintah daerah dan para petani dalam menghadapi gangguan hama monyet yang selama ini menjadi ancaman bagi produktivitas pertanian. Tanaman yang menjadi sasaran serangan hama tersebut meliputi tebu, pisang, dan singkong yang merupakan komoditas utama masyarakat setempat.
Saat dikonfirmasi disela kegiatan, Serma Masruri mengatakan bahwa kehadiran Babinsa bertujuan memberikan dukungan serta motivasi kepada para petani agar terus semangat menjaga produktivitas lahan pertanian melalui langkah-langkah pengendalian hama yang tepat dan berkelanjutan.
“Pendampingan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung petani menghadapi berbagai kendala di lapangan. Melalui kegiatan demplot ini diharapkan dapat menjadi contoh penerapan metode penanggulangan hama monyet yang efektif sehingga hasilnya bisa diterapkan lebih luas oleh kelompok tani lainnya,” kata Masruri.
Ia menambahkan, kolaborasi antara Babinsa, Dinas Pertanian, penyuluh, dan kelompok tani menjadi faktor penting dalam menciptakan solusi bersama terhadap persoalan yang dihadapi sektor pertanian, sekaligus menjaga keberlangsungan produksi pangan di wilayah Kecamatan Gucialit.
Melalui sinergi lintas sektor tersebut, diharapkan upaya pengendalian hama monyet dapat semakin efektif sehingga mampu mengurangi potensi kerugian petani, meningkatkan hasil panen, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Lumajang. (Pendim0821)

Related Articles

BERITA TERKINI