Sabtu, Juli 4, 2026

Gotong Royong Rawat Irigasi Sekunder, Babinsa dan Poktan Harapan Makmur Jaga Kebersihan Pengairan

Lumajang – Sebagai bentuk kepedulian terhadap ketahanan pangan dan kelancaran sistem irigasi pertanian, Babinsa Dawuhan Wetan Koramil 0821-16/Rowokangkung, Sertu Anto Budi Hartotok, melaksanakan pendampingan kegiatan kerja bakti pembersihan bantaran saluran irigasi sekunder bersama anggota Kelompok Tani (Poktan) Harapan Makmur di Dusun Klampokan, Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (4/7/2026).
Kegiatan gotong royong tersebut difokuskan pada pembersihan rumput liar, semak belukar, serta endapan sampah yang menutupi saluran irigasi. Upaya tersebut dilakukan agar aliran air menuju areal persawahan tetap lancar sehingga mampu mendukung kebutuhan pengairan tanaman para petani, terutama memasuki masa tanam.
Di sela kegiatan, Sertu Anto Budi Hartotok mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Menurutnya, saluran irigasi yang terawat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian.
“Saluran irigasi yang bersih akan memperlancar distribusi air ke lahan pertanian. Karena itu, kami hadir bersama petani untuk bergotong royong membersihkan bantaran irigasi agar kebutuhan air sawah tetap tercukupi dan hasil panen dapat lebih optimal,” ujar dia.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya para petani, untuk terus menjaga kebersihan saluran irigasi dengan tidak membuang sampah sembarangan serta melaksanakan pembersihan secara berkala sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas pertanian yang menjadi penunjang utama produksi pangan.
Sementara itu, Ketua Poktan Harapan Makmur, Subandi, mengatakan bahwa perawatan saluran irigasi perlu dilakukan secara rutin dan berkala agar fungsinya tetap optimal dalam mengalirkan air ke lahan pertanian. Menurutnya, saluran yang bersih akan meminimalkan hambatan aliran air sehingga kebutuhan pengairan tanaman dapat terpenuhi secara merata.
“Perawatan saluran irigasi tidak cukup dilakukan sekali saja, tetapi harus menjadi kegiatan rutin yang melibatkan seluruh anggota kelompok tani. Dengan pembersihan secara berkala, aliran air tetap lancar, risiko penyumbatan dapat dicegah, dan produktivitas pertanian dapat terus terjaga. Kami juga mengapresiasi pendampingan Babinsa yang selalu hadir memberikan motivasi dan semangat gotong royong kepada para petani,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan terus terjalin dengan baik, sehingga berbagai persoalan di sektor pertanian dapat diatasi secara bersama-sama. Pendampingan yang dilakukan Babinsa juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung peningkatan kesejahteraan petani serta mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. (Pendim0821)

Related Articles

BERITA TERKINI