Sabtu, Juni 6, 2026

Pengecatan Jembatan Perintis Garuda Berlanjut, Akses Baru Warga Kebonagung Segera Rampung

Lumajang – Program pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan menjadi solusi akses penghubung baru yang mampu mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar aktivitas para petani dalam mengangkut hasil pertanian.
Hal tersebut disampaikan Babinsa Kebonagung Koramil 0821-02/Sukodono, Sertu Hery Wahyudi, saat bersama warga melaksanakan kegiatan lanjutan pengecatan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Sitiinggil, Desa Kebonagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (6/6/2026).
Di tengah suasana gotong royong yang penuh semangat, Sertu Hery Wahyudi mengatakan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dan TNI dalam membantu masyarakat memperoleh akses transportasi yang lebih aman, cepat, dan efisien.
“Keberadaan Jembatan Perintis Garuda nantinya akan sangat membantu masyarakat, terutama para petani dan warga yang selama ini membutuhkan akses penyeberangan yang lebih mudah. Karena itu, kami bersama warga terus mendukung setiap tahapan pengerjaan hingga selesai,” ujar dia.
Jembatan gantung yang dibangun memiliki panjang 42 meter dengan lebar 1,2 meter. Berdasarkan laporan perkembangan pekerjaan hingga Jumat (5/6/2026), progres pembangunan telah mencapai 90,88 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa proyek pembangunan telah memasuki tahap penyelesaian akhir, termasuk pekerjaan pengecatan dan penyempurnaan beberapa bagian konstruksi.
Lebih lanjut Sertu Hery menyampaikan, selain menjadi sarana penghubung antarwilayah, jembatan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat dengan mempercepat distribusi hasil pertanian dan memperlancar aktivitas ekonomi warga sehari-hari.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan bagian dari implementasi program pembangunan yang sejalan dengan visi pembangunan nasional dalam meningkatkan konektivitas wilayah dan kesejahteraan masyarakat. Program tersebut juga menjadi bentuk kontribusi TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan guna membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat.
Antusiasme warga terlihat selama kegiatan pengecatan berlangsung. Mereka secara sukarela bergotong royong bersama personel TNI untuk menyelesaikan pekerjaan yang tersisa. Kebersamaan tersebut menjadi bukti kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.
Dengan progres pembangunan yang telah mencapai lebih dari 90 persen, Jembatan Perintis Garuda diharapkan segera dapat digunakan oleh masyarakat. Kehadirannya diyakini akan memberikan dampak positif terhadap mobilitas warga, memperlancar akses pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Kebonagung dan wilayah sekitarnya. (Pendim0821)

Related Articles

BERITA TERKINI